Minggu, 05 Mei 2013

awal mula kehidupan



AWAL MULA KEHIDUPAN DI BUMI
Kehidupan di bumi diperkirakan sudah ada sejak 2.500 juta tahun yang lalu. Ahli geologi membagi awal zaman kehidupan di bumi dalam empat tahapan zaman berbeda yang memiliki ciri khasnya tersendiri, zaman berikut yaitu: zaman archaeikum, zaman palaeozoikum, zaman mesozoikum, dan zaman neozoikum atau kainozoikum.
a.      Zaman Archaeikum
Zaman ini dimulai ketika bumi masih dalam keadaan panas dan belum dingin. Menurut perhitungan geologis zaman ini berlaku pada 2.500 juta tahun yang lalu. Oleh karna panansnya yang luar biasa maka dapat diambil kesimpulan bahwa belum ada kehidupan di muka bumi ini, hanya saja terdapat bebatuan yang bermacam-macam ukuran, coba saja kamu bayangkan bagaimana manusia bisa bertahan di gurun pasir Taklamakan (Cina) yang suhunya lebih dari 60 derajat celcius. Bandingakan dengan suhu bumi pada zaman ini, yang panasnya di atas 6000 derajat celcius.

b.      Zaman Palaeozoikum
Zaman ini berlaku 500 – 300 juta tahun yang lalu. Pada zaman ini suhu dimuka bumi sudah mulai menurun namun proses pembentukan permukaan bumi masih sangat labil. Ibarat tulang bayi yang baru saja lahir, dia dapat tergeser ke kanan atau ke kiri. Begitu pula halnya dengan bumi. Pada zaman ini tanda-tanda kehidupan di bumi sudah mulai tampak. Penghuni bumi pada waktu itu berupa makhluk yang kecil (mikroorganisme) dan bersel satu. Merekapun berevolusi menjadi reptil, ampibi, dan berbagai jenis ikan.

c.       Zaman Mesozoikum
Masa ini berlangsung sekitar 250 – 140 juta tahun yang lalu. Panas iklim dan suhu bumi masih seragam. Hutan-hutan luas mulai terbentuk dan menutupi permukaan bumi. Perkembangan yangmakhluk hidup yang berjalan diatasnya berjalan maju, artinya makhluk hidup bertambha besra dari segi fisik. Zaman ini ditandai dengan munculnya reptil-reptil besar yang kita kenal dengan nama dinosaurus. Selain dinosaurus, masa ini juga sudah mulai dihuni oleh primata, tumbuhan berbunga, burung, dan hewan menyusui (mamalia).


d.      Zaman Neozoikum atau Kainozaikum
Zaman ini berlangsung sekitar 60 juta tahun yang lalu. Pada zaman ini keadaan fisik atau iklim bumi sudah mulai membaik dan stabil. Akibatnya, perkembangan kehidupan semakin menuju keragaman karena didukung oleh keadaan diatas tadi. Zaman ini juga sebagai penanda selamat datang kepada manusia dan selamat tinggal pada dinosaurus. Alasannya adalah sebagai berikut; zaman neozoikum terbagi menjadi dua zaman, yaitu tersier dan kuarter. Masing-masing zaman mempunyai ciri khas zama yang berbeda.
1.      Tersier, merupakan zaman yang terjadi sekitar 60 juta tahun yang lalu. Pada masa ini, dinosaurus masih berkuasa di muka bumi. Demikian pula halnya dengan mamalia dan primata. Akan tetapi perkembangan hewan-hewan raksasa semakin lambat, sementara hewan primata dan mamalia berkembang pesat.
2.       Kuarter, merupakan zaman yang terjadi sekita 600.000 tahun yang lalu.
Zaman ini juga terbagi menjadi dua lagi berdasarkan proses mencairnya    es-es didaerah kutub. Kedua periode zaman tersebut adalah sebagai berikut.
a.       Pleistosen (diluvim) atau disebut juga the ice age. Pada masa ini, keadaan iklim di bumi tidak stabil, kadang suhunya naik dan kadang suhunya turun.
        Zaman kuarter menjadi sangat penting karena pada zaman inilah manusia purba mulai muncul. Adapun jenis manusia purba yang muncul pada zaman ini adalah Pithecanthropus.
b.      Holosen (alluvium). Zaman ini berlangsung sejak 20.000 – 10.000 tahun yang lalu. Pada masa ini, keadaan di bumi sudah stabil dan kehidupan di muka bumi pun terus berkembang. Adapun manusia purba yang hidup pada masa ini adalah Homo Sapiens.
Jadi, kehidupan makhluk hidup di muka bumi pada zaman sekarang, tidak luput dari peran sejarah kehidupan muka bumi pada berjuta-juta tahun yang lalu. Makhluk hidup yang ada sekarang ini merupakan hasil dari evolusi makhluk hidup zaman dahulu yang disebutkan diatas.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar